KEPALA PERWAKILAN BKKBN JABAR MEMBUKA PELATIHAN PENINGKATAN KOMPETENSI PROGRAM KKBPK BAGI PENYULUH KKBPK

Drs. Teguh Santoso, M.Pd
Kepala Perwakilan BKKBN Jawa Barat, Sukaryo Teguh Santoso membuka Pelatihan Peningkatan Kompetensi Program Kependudukan Keluarga Berencana Pembangunan Keluarga (KKBPK) Bagi Penyuluh KKBPK di Balai Diklat Kependudukan dan Keluarga Berencana (KKB) Garut, Rabu 18 Februari 2018.
Pelatihan Peningkatan Kompetensi Program KKBPK diikuti oleh 30 orang PKB/PLKB dari 5 Kabupaten/Kota, yaitu Kabupaten Garut, Kota Tasikmalaya, Kabupaten Tasikmalaya, Kota Ciamis dan Kabupaten Bandung.
Dalam sambutannya, Teguh mengatakan bahwa pengalihan pengelolaan PKB/PLKB ke pusat diharapkan dapat mendongkrak keberhasilan Program KKBPK di Jawa Barat. Peran penting PKB/PLKB di lini lapangan sangat diharapkan dapat menurunkan angka kelahiran dan meningkatkan angka kesertaan ber-KB di Desa binaannya pada khususnya, umumnya di Jawa Barat.  Beliau menegaskan lagi “Jangan sampai dengan ditariknya PKB/PLKB menjadi ASN tingkat pusat justru akan melemahkan fungsi PKB/PLKB tersebut” tuturnya.

Kepala Perwakilan BKKBN Jawa Barat, Kepala Balai Diklat KKB Garut dan Peserta Pelatihan KKBPK Angkatan I

Dalam konteks operasional, Kepala Perwakilan bahkan menjelaskan bahwa eksekutornya justru ada di Kabupaten/Kota, sedang BKKBN sifatnya hanya menyangkut pelayanan administratif para PKB/PLKB, seperti kenaikan pangkat dan pembayaran gaji dan tunjangan. “Jadi pada saat melakukan penilaian kinerja, itu tergantung dari penilaian Kabupaten/Kota, penempatan juga tergantung dari kebijakan Kabupaten/kota, bahkan bila BKKBN ingin mempromosikan juga harus seizin Kabupaten/Kota” kata Teguh menekankan.
Beberapa hal lain dijelaskan Teguh, adalah mengenai peningkatan kompetensi PKB/PLKB, para peserta diharapkan mendapat pengetahuan baru yang akan menjadi bekal untuk diterapkan dalam pelaksanaanya di Desa yang menjadi binaan seorang PKB/PLKB. (Red)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar